Jumat, 22 Mei 2015

E - Learning Pertama



Tujuan : Dapat mendefinisikan dan memformulasikan regangan yang terjadi pada pegas.

Pegas menjadi benda yang sudah biasa bagi kita. dalam kehidupan kita sehari- hari misalnya, sepeda motor. Seandainya tidak ada pegas yang menopang kita, maka kita akan merasa tidak nyaman dalam menaiki sepeda motor tersebut ketika kita melewati jalanan yang tidak rata maupun berlubang. Penerpan pegas yang lainnya seperti yang terdapat pada standar sepeda, tanpa ada pegas pada standar sepeda maka standar tidak akan kembali lagi keposisi vertikal. Dan masih banyak lagi aplikasi pegas dalam kehidupan sehari- hari.



Ketika suatu pegas ditarik lalu kita lepaskan maka pegas akan kembali lagi kebentuk atau posisi semula dan hal inilah yang dimaksud dengan gaya pegas. Pegas juga memiliki sifat yang unik, yaitu sifat elastis.
Gambar diatas menunjukkan bahwa pegas telah digantung dengan beban yang mempunyai massa yang berbeda.
Setelah pegas digantungi beban, apa yang terjadi pada pegas ?????????
Pegas mengalami perubahan panjang, perubahan panjang pegas dapat ditentukan dengan syarat besar gaya gravitasi sama dengan daya pegas. Gaya pegas bertambah karena gaya gravitasi dari beban. Jika beban diam, maka posisinya disebut dengan posisi setimbang. Posisi setimbang ini adalah posisi setimbang yang baru karena adanya pertambahan panjang dari ketiga pegas- pegas tersebut.
Pada gambar diatas menunjukkan  pegas tersebut mengalami regangan, dimana adanya pertambahan panjng dari kedua pegas tersebut. Pegas tersebut mengalami regangan sejauh  dari yang semula sepanjang L, maka regangan terjadi pada pegas merupakan perbandingan antar penambahan panjang yang terjadi panjang mula- mula dari pegas dan dinyatakn sebagai berikut :